Jumat, 12 Juni 2015

Laporan Praktikum MIkroprocessor 7


LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESSOR




Nim             : 
Nama           : 
Kelas           : 
Tanggal       : 
Dosen          : 
No. Bangku : 



Paraf Asisten       



PERCOBAAN IX
SISTEM KERJA KEYPAD PADA ARDUINO

I.       Tujuan

1.      Memahami kontrol  kerja dari keypad.
2.      Praktikan dapat menggunaan keypad pada kondisi program yang ditentukan.
3.      Praktikan mampu menampilkan output dari keypad pada VBB.

II.    Teori Dasar

Keypad
Salah satu jenis perangkat antar muka yang umum dijumpai pada sistem embedded (atau sistem microcontroller) adalah Keypad matrik 4x4 atau 3x4.  
      Keypad adalah rangkaian tombol yang berfungsi untuk memberi sinyal pada suatu rangkaian dengan menghubungkan jalur-jalur tertentu. Keypad terdiri dari beberapa macam berdasarkan jumlah tombol dan fungsinya. Pada sistem pengontrolan ini, digunakan keypad matriks 3 x 4 (12 saklar) dengan pin penghubung rangkaian berjumlah 7 buah.
      Ketujuh pin penghubung ini terbagi dua kelompok yaitu 4 buah pin sebagai input dan 3 buah lainnya sebagai ouput. Adapun maksud dari 7 pin I/O adalah untuk dijadikan kombinasi penghubungan pada rangkaian yang akan disambungkan dengan keypad ini. Dimana dalam setiap penekanan satu tombol/saklar keypad maka terjadi kombinasi antara dua buah pin dalam pembacaan sinyalnya.
Gambar keypad :


Gambar 9.0   Keypad dan pull-up resistor
Pull-up resistor digunakan dalam rangkaian logika elektronik untuk memastikan bahwa masukan ke sistem logika mantap pada tingkat logika yang diharapkan jika perangkat eksternal terputus atau impedansi tinggi. Mereka juga dapat digunakan pada antarmuka antara dua jenis perangkat logika, mungkin beroperasi pada tegangan catu daya yang berbeda.
     

III. Alat-alat

1.      PC lengkap
2.      Software virtual breadboard ( VBB )

A.    Percobaan I : Penggunaan Keypad pada Arduino

  1. Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.

  1. Desain antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino seperti tampak pada gambar 9.1 dibawah ini.

  1. Toolbar yang digunakan dalam simulasi ini yaitu :

·         Aruino à ArduinoStandard (Mikrokontroller yang digunakan)
·         UserIO à NumericKeypad (Keypad yang digunakan 3x4 dengan merubah pada properties nya dan di sesuaikan keymask nya jg)
·         Circuit à Pullup ( pullup resistor beroperasi pada tegangan catu daya yang berbeda)
·         Add link (Sebagai pengubung rangkaian)
·         Add Junction ( Sebagai jumper dari rangkaian )



Gambar 9.1  Antarmuka software VBB3


  1. Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.

  1. Dan setting properties pada simulasi arduino pada application dengan nama source code yang anda gunakan dalam simulasi. 

  1. Untuk cara memasukan code program ke simulasi arduino dengan cara klik kanan pada nama project yang anda save à source projects à add arduino source project àOK   kemudian klik kanan pada source project yang ada buat à Add new arduino source file.

  1. Jalankan simulasi dengan cara klik “Run The Aplication”.




Percobaan 2 : Menampilkan OUTPUT angka keypad derajat pada VBB


1.      Tulis program dibawah dengan menggunakan program VBB, caranya ketik pada file source code nya :

#include <Keypad.h>
char keys[rows][cols] = { //@SIM char[][] keys = new char[][]{ 
{'1','2','3'},                 //@SIM new char[]{'1','2','3'} ,
{'4','5','6'},                 //@SIM new char[]{'4','5','6'} ,
{'7','8','9'},                 //@SIM new char[]{'7','8','9'} ,
{'*','0','#'}                  //@SIM new char[]{'*','0','#'} ,
};                     //@SIM };
 
// koneksi ke dalam baris keypad ROW0, ROW1, ROW2 and ROW3 ke pin digital arduino,
byte rowPins[] = { 0, 1, 2, 3 };

// koneksi ke dalam kolom keypad COL0, COL1 and COL2 ke pin digital arduino,
byte colPins[] = { 6, 5, 4 };

//membuat sebuah keypad baru
Keypad keypad = Keypad( makeKeymap( keys) , rowPins, colPins,  sizeOf(rowPins) , sizeOf(colPins) );

void setup()
{
 Serial.begin(9600);
 keypad.addEventListener(keypadEvent);
//membuat daftar list dari keypad yang digunakan
}

void loop()
{
 keypad.getKey();
                           }

//membuat fungsi baru
void keypadEvent(KeypadEvent eKey)
{
Serial.println(eKey);
}

2.      Simpan program diatas dengan nama praktikum9, dengan lokasi di folder c:\praktikum\.
3.      Upload program praktikum9 ini ke dalama simulasi arduino dengan mengunakan perintah “Build the application” sampai tidak muncul pesan kesalahan error.
4.      Jalankan simulasi di atas kemudian lihat di layar output hasil dari keypad yang telah di buat. Tulislah hasil dari output yang telah anda kerjakan.

V.  TUGAS PENDAHULUAN

1.      Jelaskan secara singkat kegunaan keypad menurut anda?
Jawab:
 pada pada dasarnya adalah alat untuk mengetik pada komputer, untuk itu untuk mengeti pada komputer kita harus mengtahui fungsi - fungsi yang terdapat pada tombol keyboard. Keyboard tidak mengalami perkembangan yang pesat sejak pertama kali ditemukan hanya ada penambahan beberapa tombol yang fungsinya untuk memudahkan pengguna saja dan mempercepat pembukaan program aplikasi atau yang kita kenal dengan shortcut. Secara garis besar struktur tombol keyboard terbagi menjadi 4 bagian utama, yaitu:
a)      Tombol ketik, tombol ini berisi deretan huruf alfabet (terdiri dari huruf A s/d Z), deretan angka dan tanda baca. penempatan huruf pada keyboard biasanya disusun secara qwerty untuk memudahkan pengguna untuk bisa mengetik dengan menggunakan 10 jari.
b)      Numeric Keypad, merupakan bagian khusus dari keyboard yang berisi angka - angka yang berfungsi untuk memasukan angka-angka pada komputer, keypad ini sangat membantu bagi pengguna yang sering memasukan angka seperti pegawai bank atau yang lain.
c)      Tombol fungsi (Function Key), keypad ini ditambahkan oleh IBM yang bertujuan untuk memudahkan pengguna untuk membuka aplikasi atau program dengan cepat. Contoh: F1 a/d F12.
d)     Tombol Komtrol, tombol ini menyediakan kontrol terhadap kursor dan layar, tombol ini meliputi : Home, End, Insert, Page Up, Page Down, Control(Ctrl), Alternate (Alt) dan escape (esc).

2.      Sebutkan berapa jumlah pin pada keypad dengan ukuran 4x4 ?
Jawab:
Keypad Matriks 4×4 cukup menggunakan 8 pin untuk 16 tombol

3.      Buatlah contoh layout dari keypad 4x4 ?
Jawab:


4.      Sebutkan fungsi dari 7 pin yang terdapat pada keypad 3x4 !
Jawab:
scanning pada PORTC 4-6 artinya PORTC 4-6 adalah pin output, membuat PINC 4-6 sebagai output low. misalnya angka '1' pada keypad ditekan output low dari col1 atau PINC.4 akan terhubung ke PINC.0 atau row1. row1 - row4 yaitu PINC 0-3 adalah PIN yang berfungsi sebagai input dengan kondisi high, hal ini diharapkan ketika ada tombol yang ditekan akan ada perubahan logic di PIN input tersebut sehingga mudah untuk dikenali oleh PIN input.

 

VI.  TUGAS AKHIR

1.      Jelaskan secara singkat prinsip kerja dari keypad !
Jawab:
Prinsip kerja dari keypad adalah jika ditekan maka akan bernilai 1 dan jika tidak ditekan bernilai 0, (tergantung rangkaiannya, bisa juga sebaliknya), dan jika memberikan logika 1 pada row (baris) 0, maka jika tombol “1” ditekan maka col (kolom) 0 akan bernilai 1, sementarakolom yang lain dibaris 0 akan bernilai 0, dan selanjutnya jika tombol “2” ditekan maka kolom 2 akan bernilai satu dan kolom yang lain dibaris 0 akan bernilai 0, begitu seterusnya sampai tombil “A”, dan begitupun untuk baris selanjutnya.
Jadi untuk mendeteksi tombol yang ditekan kita tinggal mencari kombinasi dari 8 bit pin yang bernilai 1 pada baris dan kolomnya (dalam kasus penggunaan keypad seperti ini), sebagai contoh, kombinasi pin untuk tombol “1”, baris 0 bernilai 1 dan baris lainnya bernilai 0, kolom 1 bernilai 1 dan kolom lainnya bernilai satu,, sehingga untuk menyatakan tombol satu dalam bilangan biner, urutannya sebagai berikut, baris 0, baris1, baris2, baris3, kolom1, kolom2, kolom3, kolom4 ato tombol 1 = 0b10001000. Lebih jelasnya ad pada table dibawah:



  1. Buatlah analisa dan kesimpulan dari setiap percobaan !

Minggu, 31 Mei 2015

Laporan Praktikum Mikroprocessor 6

LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESSOR



  


Nim            : 
Nama          : 
Kelas           : 
Tanggal       : 
Dosen          : 
No. Bangku : 





Paraf Asisten       


PERCOBAAN VIII
PENGENALAN SISTEM KERJA  SERVO MOTOR PADA ARDUINO


I.       Tujuan

1.      Memahami dasar-dasarkerja dari servo motor.
2.      Praktikan mampu membuat program unutk menjalankan sevo motorpada VBB.

II.    Teori Dasar

Servo Motor
      Motor servo adalah motor yang mampu bekerja dua arah (CW dan CCW) dimana arah dan sudut pergerakan rotornya dapat dikendalikan hanya dengan memberikan pengaturan duty cycle sinyalPWM pada bagian pin kontrolnya. Motor servo adalah jenis motor yang digunakan sebagai penggerak pada sistem servo (servo-system) seperti pada penggerak pada control posisi lenganrobot. Motor servo secara struktur mesin listrik ada 2 macam : dc servo motor dan ac servomotor.DC Servo motor mempunyai konstruksi yang sama dengan konstruksi motor dc. Dalam motor dckonvensional sikat dan cincin belah merupakan suatu kerugian. Karena ada gesekan antara sikatdan cincin maka akan terjadi rugi gesek, timbulnya percikan api dan terkikisnya sikat arangmaupun cincin. Maka mulai dipikirkan Motor dc tanpa sikat atau disebut Brushless DC Motor.Brushless DC Motor dapat diwujudkan dengan menggunakan prinsip kerja motor induksi 3 phasa (tanpa sikat dan cincin). Dengan menambahkan komponen permanent magnet, electronicinverter (yang menimbulkan medan putar) dan position control (umumnya menggunakan sensor effek Hall), maka akan didapatkan motor dc brushless. Jadi disini rangkaian inverter dan kontrol posisi berfungsi sebagai pengganti komutator mekanik (sikat & cincin belah) dalam membalik medan. Motor dc brushless ini mempunyai karateristik yang mendekati dc motor konvensional.Untuk mengerti cara kerja Motor Servo DC Magnet Permanen haruslah dimengerti bagaimana prinsip kerja Motor DC Magnet Permanen, Motor DC tanpa sikat dan medan putar.
 
 
Motor servo biasanya hanya bergerak mencapai sudut tertentu saja dan tidak kontinyu sepertimotor DC maupun motor stepper. Walau demikian, untuk beberapa keperluan tertentu, motor servo dapat dimodifikasi agar bergerak kontinyu

Gambar 1.0  Pin out kabel motor servo



Gambar dari servo motor :



Gambar 2.0   Servo motor

III. Alat-alat

1.      PC lengkap
2.      Software virtual breadboard ( VBB )


A.    Percobaan I : Pengenalan Sistem Kerja  Servo Motor pada Arduino

  1. Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.

  1. Desain antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino.

  1. Toolbar yang digunakan dalam simulasi ini yaitu :

·         Aruino à ArduinoStandard
·         Motors à Servo



Gambar 3.0  Antarmuka software VBB3



  1. Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.

  1. Dan setting properties pada simulasi arduino pada application dengan nama source code yang anda gunakan dalam simulasi. 

  1. Jalankan simulasi dengan cara klik “Run The Aplication”.



Percobaan 2 : Membuat program motor servo bergerak 180 derajat pada VBB


1.      Tulis program dibawah dengan menggunakan program VBB, caranya ketik pada source code nya :

#include <Servo.h>
Servo myservo;
int pos = 0; 

void setup() {
      myservo.attach(2);                                      
}
void loop() {
     for(pos = 0; pos < 180; pos += 1)  
      {                                                              
      myservo.write(pos);
      delay(15);
      }
for(pos = 180; pos >= 1; pos -= 1)
     {                               
      myservo.write(pos);
      delay(15);
}
}


2.      Simpan program diatas dengan nama praktikum4, dengan lokasi di folder c:\praktikum\.
3.      Upload program praktikum7 ini ke dalama simulasi arduino dengan mengunakan perintah “Build the application” sampai tidak muncul pesan kesalahan error. Bagaimana servo akan berputar mengikuti program yang telah di tentuan. Tulis dalam lembar data pengamatan.
4.      Trace baris perintah case nya. tulis isi “POS” dan “delay”yang mana untuk merubah derajat posisi motor servo dan waktu delay yang di gunakan motor untuk berputar kemudian tulis dalam lembar data pengamatan.

 










VI.  TUGAS AKHIR

1.      Jelaskan secara singkat prinsip kerja dari input serial !
2.      Jawab:
Informasi/data dimasukan melalui word in dan akan dikeluarkan jika ada denyut lonceng berlalu dari 1 ke 0. Karena jalan keluarnya flip-flop satu dihubungkan kepada jalan masuk flip-flop berikutnya, maka informasi didalam register akan digrser ke kanan selama tebing dari denyut lonceng (Clock).
Tabel Kebenaran (Misal masuknya 1101)
  Clock ke
Word in
Q1
Q2
Q3
Q4
0
0
0
0
0
0
1
1
1
0
0
0
2
0
0
1
0
0
3
1
1
0
1
0
4
1
1
1
0
1
Register geser SISO ada dua macam yaitu:
a) Shift Right Register (SRR)/Register geser kanan
b) Shift Left Register (SLR)/Register geser kiri
c) Shift Control Register dapat berfungsi sebagai SSR maupun SLR



  1. Buatlah analisa dan kesimpulan dari setiap percobaan!

Laporan Praktikum Mikroprocessor 5

LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESSOR








Nim            : 
Nama          : 
Kelas           : 
Tanggal       : 
Dosen          : 
No. Bangku : 






Paraf Asisten       


PERCOBAAN VII
PENGENALAN SISTEM KERJA  SERVO MOTOR PADA ARDUINO


I.       Tujuan

1.      Memahami dasar-dasarkerja dari servo motor.
2.      Praktikan mampu membuat program unutk menjalankan sevo motorpada VBB.

II.    Teori Dasar

Servo Motor
      Motor servo adalah motor yang mampu bekerja dua arah (CW dan CCW) dimana arah dan sudut pergerakan rotornya dapat dikendalikan hanya dengan memberikan pengaturan duty cycle sinyalPWM pada bagian pin kontrolnya. Motor servo adalah jenis motor yang digunakan sebagai penggerak pada sistem servo (servo-system) seperti pada penggerak pada control posisi lenganrobot. Motor servo secara struktur mesin listrik ada 2 macam : dc servo motor dan ac servomotor.DC Servo motor mempunyai konstruksi yang sama dengan konstruksi motor dc. Dalam motor dckonvensional sikat dan cincin belah merupakan suatu kerugian. Karena ada gesekan antara sikatdan cincin maka akan terjadi rugi gesek, timbulnya percikan api dan terkikisnya sikat arangmaupun cincin. Maka mulai dipikirkan Motor dc tanpa sikat atau disebut Brushless DC Motor.Brushless DC Motor dapat diwujudkan dengan menggunakan prinsip kerja motor induksi 3 phasa (tanpa sikat dan cincin). Dengan menambahkan komponen permanent magnet, electronicinverter (yang menimbulkan medan putar) dan position control (umumnya menggunakan sensor effek Hall), maka akan didapatkan motor dc brushless. Jadi disini rangkaian inverter dan kontrol posisi berfungsi sebagai pengganti komutator mekanik (sikat & cincin belah) dalam membalik medan. Motor dc brushless ini mempunyai karateristik yang mendekati dc motor konvensional.Untuk mengerti cara kerja Motor Servo DC Magnet Permanen haruslah dimengerti bagaimana prinsip kerja Motor DC Magnet Permanen, Motor DC tanpa sikat dan medan putar.
 
 
Motor servo biasanya hanya bergerak mencapai sudut tertentu saja dan tidak kontinyu sepertimotor DC maupun motor stepper. Walau demikian, untuk beberapa keperluan tertentu, motor servo dapat dimodifikasi agar bergerak kontinyu

Gambar 1.0  Pin out kabel motor servo









Gambar dari servo motor :



Gambar 2.0   Servo motor

III. Alat-alat

1.      PC lengkap
2.      Software virtual breadboard ( VBB )


A.    Percobaan I : Pengenalan Sistem Kerja  Servo Motor pada Arduino

  1. Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.

  1. Desain antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino.

  1. Toolbar yang digunakan dalam simulasi ini yaitu :

·         Aruino à ArduinoStandard
·         Motors à Servo



Gambar 3.0  Antarmuka software VBB3



  1. Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.

  1. Dan setting properties pada simulasi arduino pada application dengan nama source code yang anda gunakan dalam simulasi. 

  1. Jalankan simulasi dengan cara klik “Run The Aplication”.


Percobaan 2 : Membuat program motor servo bergerak 180 derajat pada VBB


1.      Tulis program dibawah dengan menggunakan program VBB, caranya ketik pada source code nya :

#include <Servo.h>
Servo myservo;
int pos = 0; 

void setup() {
      myservo.attach(2);                                      
}
void loop() {
     for(pos = 0; pos < 180; pos += 1)  
      {                                                              
      myservo.write(pos);
      delay(15);
      }
for(pos = 180; pos >= 1; pos -= 1)
     {                               
      myservo.write(pos);
      delay(15);
}
}


2.      Simpan program diatas dengan nama praktikum4, dengan lokasi di folder c:\praktikum\.
3.      Upload program praktikum7 ini ke dalama simulasi arduino dengan mengunakan perintah “Build the application” sampai tidak muncul pesan kesalahan error. Bagaimana servo akan berputar mengikuti program yang telah di tentuan. Tulis dalam lembar data pengamatan.
4.      Trace baris perintah case nya. tulis isi “POS” dan “delay”yang mana untuk merubah derajat posisi motor servo dan waktu delay yang di gunakan motor untuk berputar kemudian tulis dalam lembar data pengamatan.

V.  TUGAS PENDAHULUAN

1.      Jelaskan secara singkat pengertian dari servo motor menurut anda?
Jawab:
Servo Motor adalah sebuah motor DC yang dilengkapi rangkaian kendali dengan sistem closed feedback yang terintegrasi dalam motor tersebut. Pada motor servo posisi putaran sumbu (axis) dari motor akan diinformasikan kembali ke rangkaian kontrol yang ada di dalam motor servo.

2.      Sebutkan jenis-jenis dari servo motor?
Jawab:
a)   Motor Servo Standar 180°
Motor servo jenis ini hanya mampu bergerak dua arah (CW dan CCW) dengan defleksi masing-masing sudut mencapai 90° sehingga total defleksi sudut dari kanan – tengah – kiri adalah 180°.
b)  Motor Servo Continuous
Motor servo jenis ini mampu bergerak dua arah (CW dan CCW) tanpa batasan defleksi sudut putar (dapat berputar secara kontinyu).
c)   Pulsa Kontrol Motor Servo
Operasional motor servo dikendalikan oleh sebuah pulsa selebar ± 20 ms, dimana lebar pulsa antara 0.5 ms dan 2 ms menyatakan akhir dari range sudut maksimum. Apabila motor servo diberikan pulsa dengan besar 1.5 ms mencapai gerakan 90°, maka bila kita berikan pulsa kurang dari 1.5 ms maka posisi mendekati 0° dan bila kita berikan pulsa lebih dari 1.5 ms maka posisi mendekati 180°.
d)  Pulsa Kendali Motor Servo


3.      Bagaimana pensinyalan kerja dari motor servo?
Jawab:
Motor Servo akan bekerja secara baik jika pada bagian pin kontrolnya diberikan sinyal PWM dengan frekuensi 50 Hz. Dimana pada saat sinyal dengan frekuensi 50 Hz tersebut dicapai pada kondisi Ton duty cycle 1.5 ms, maka rotor dari motor akan berhenti tepat di tengah-tengah (sudut 0°/ netral).
Pada saat Ton duty cycle dari sinyal yang diberikan kurang dari 1.5 ms, maka rotor akan berputar ke berlawanan arah jarum jam (Counter Clock wise, CCW) dengan membentuk sudut yang besarnya linier terhadap besarnya Ton duty cycle, dan akan bertahan diposisi tersebut. Dan sebaliknya, jika Ton duty cycle dari sinyal yang diberikan lebih dari 1.5 ms, maka rotor akan berputar searah jarum jam (Clock Wise, CW)  dengan membentuk sudut yang linier pula terhadap besarnya Ton duty cycle, dan bertahan diposisi tersebut.

4.      Jelaskan prinsip kerja motor didasarkan pada peletakan suatu konduktor dalam suatu medan magnit?
Jawab:
Motor servo dikendalikan dengan memberikan sinyal modulasi lebar pulsa (Pulse Wide Modulation / PWM) melalui kabel kontrol. Lebar pulsa sinyal kontrol yang diberikan akan menentukan posisi sudut putaran dari poros motor servo. Sebagai contoh, lebar pulsa dengan waktu 1,5 ms (mili detik) akan memutar poros motor servo ke posisi sudut 90. Bila pulsa lebih pendek dari 1,5 ms maka akan berputar ke arah posisi 0 atau ke kiri (berlawanan dengan arah jarum jam), sedangkan bila pulsa yang diberikan lebih lama dari 1,5 ms maka poros motor servo akan berputar ke arah posisi 180 atau ke kanan (searah jarum jam). Lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini.

Ketika lebar pulsa kendali telah diberikan, maka poros motor servo akan bergerak atau berputar ke posisi yang telah diperintahkan, dan berhenti pada posisi tersebut dan akan tetap bertahan pada posisi tersebut. Jika ada kekuatan eksternal yang mencoba memutar atau mengubah posisi tersebut, maka motor servo akan mencoba menahan atau melawan dengan besarnya kekuatan torsi yang dimilikinya (rating torsi servo). Namun motor servo tidak akan mempertahankan posisinya untuk selamanya, sinyal lebar pulsa kendali harus diulang setiap 20 ms (mili detik) untuk menginstruksikan agar posisi poros motor servo tetap bertahan pada posisinya.

 

VI.  TUGAS AKHIR

1.      Jelaskan secara singkat prinsip kerja dari input serial !
Jawab:
Informasi/data dimasukan melalui word in dan akan dikeluarkan jika ada denyut lonceng berlalu dari 1 ke 0. Karena jalan keluarnya flip-flop satu dihubungkan kepada jalan masuk flip-flop berikutnya, maka informasi didalam register akan digrser ke kanan selama tebing dari denyut lonceng (Clock).
Tabel Kebenaran (Misal masuknya 1101)
  Clock ke
Word in
Q1
Q2
Q3
Q4
0
0
0
0
0
0
1
1
1
0
0
0
2
0
0
1
0
0
3
1
1
0
1
0
4
1
1
1
0
1
Register geser SISO ada dua macam yaitu:
a) Shift Right Register (SRR)/Register geser kanan
b) Shift Left Register (SLR)/Register geser kiri
c) Shift Control Register dapat berfungsi sebagai SSR maupun SLR


  1. Buatlah analisa dan kesimpulan dari setiap percobaan!