Selasa, 31 Maret 2015

Laporan Praktikum Microprocessor 3

LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESSOR






                                  Nim            : 
                                  Nama          :
                                  Kelas         
                                 Tanggal       : 
                                 Dosen          : 
                                 No. Bangku : 





Paraf Asisten       




PERCOBAAN IV
PENGGUNAAN  POTENSIOMETER SEBAGAI ALAT KONTROL

I. Tujuan
o   Mengerti dan dapat mengetahui pengertian dari potensiometer.
o   Mengetahui cara kerja dari potensiometer sebagai alat sensor dan menggunakan simulasi pada mikrokontroller arduino.

II. Teori

Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.

LED atau singkatan dari Light Emitting Diode adalah salah satu komponen elektronik yang tidak asing lagi di kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu emergency, untuk televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk eksternal, proyektor, LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai indikator bahwa sistem sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi.


III. Alat-alat
      PC lengkap
      Software virtual breadboard                                            

                                                                                   
IV. Prosedur percobaan

Percobaan I : Panduan Menggunakan virtual breadboard
  1. Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.

  1. Desain antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino.

  1. Toolbar yang digunakan dalam simulasi ini yaitu :

·         Arduino à ArduinoStandard
·         UserIO à Led8
·         UserIO à SlidePOT
·         Circuit à VDD
·         Circuit à VSS



Gambar 4.0  Antarmuka software VBB3



  1. Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.

  1. Dan setting properties pada simulasi arduino pada application dengan nama source code yang anda gunakan dalam simulasi. 

  1. Jalankan simulasi dengan cara klik “Run The Aplication”.


Percobaan 2 : Membuat kontrol LED dengan potensiometer pada VBB


1.      Tulis program dibawah dengan menggunakan program VBB, caranya ketik pada source code nya :

const int kakiSensor = 5;
const int jumlahLed = 8;
int kakiLed[] = { 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 };

void setup()
{
        for (int i=0; i < jumlahLed; i++) {
                        pinMode(kakiLed[i], OUTPUT);
        }
}

void loop()
{
        int bacaSensor = analogRead(kakiSensor);
        int ledLevel = map(bacaSensor, 0, 1023, 0, jumlahLed);

        for(int i=0; i < jumlahLed; i++) {
                        if(i < ledLevel) {
                                        digitalWrite(kakiLed[i], HIGH);
                        }
                        else {
                                        digitalWrite(kakiLed[i], LOW);
                        }
        }
}

2.      Simpan program diatas dengan nama praktikum4, dengan lokasi di folder c:\praktikum\.
3.      Upload program praktikum4 ini ke dalama simulasi arduino dengan mengunakan perintah “Build the application” sampai tidak muncul pesan kesalahan error. Led mana yang menyala, dengan menulis perintah tersebut. Tulis dalam lembar data pengamatan.
4.      Trace baris perintah delay. tulis isi delay dalam lembar data pengamatan.









V. Tugas pendahuluan
  1. Apa yang dimaksud dengan potesiometer ?
Jawab:
Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.

2.      Sebutkan Fungsi dari potensiometer?
      Jawab:
Dengan kemampuan yang dapat mengubah resistansi atau hambatan, Potensiometer sering digunakan dalam rangkaian atau peralatan Elektronika dengan fungsi-fungsi sebagai berikut:
a.       Sebagai pengatur Volume pada berbagai peralatan Audio/Video seperti Amplifier, Tape Mobil, DVD Player.
b.       Sebagai Pengatur Tegangan pada Rangkaian Power Supply
c.       Sebagai Pembagi Tegangan
d.       Aplikasi Switch TRIAC
e.       Digunakan sebagai Joystick pada Tranduser
f.        Sebagai Pengendali Level Sinyal

3.      Sebutkan macam-macam jenis Potensiometer yang anda ketahui, tulislah penjelasan nya?
      Jawab:
Berdasarkan bentuknya, Potensiometer dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
1)      Potensiometer Slider, yaitu Potensiometer yang nilai resistansinya dapat diatur dengan cara menggeserkan Wiper-nya dari kiri ke kanan atau dari bawah ke atas sesuai dengan pemasangannya. Biasanya menggunakan Ibu Jari untuk menggeser wiper-nya.
2)      Potensiometer Rotary, yaitu Potensiometer yang nilai resistansinya dapat diatur dengan cara memutarkan Wiper-nya sepanjang lintasan yang melingkar. Biasanya menggunakan Ibu Jari untuk memutar wiper tersebut. Oleh karena itu, Potensiometer Rotary sering disebut juga dengan Thumbwheel Potentiometer.
3)      Potensiometer Trimmer, yaitu Potensiometer yang bentuknya kecil dan harus menggunakan alat khusus seperti Obeng (screwdriver) untuk memutarnya. Potensiometer Trimmer ini biasanya dipasangkan di PCB dan jarang dilakukan pengaturannya.

4.      Jelaskan secara singkat cara kerja Potensiometer?
      Jawab:
Sebuah Potensiometer (POT) terdiri dari sebuah elemen resistif yang membentuk jalur (track) dengan terminal di kedua ujungnya. Sedangkan terminal lainnya (biasanya berada di tengah) adalah Penyapu (Wiper) yang dipergunakan untuk menentukan pergerakan pada jalur elemen resistif (Resistive). Pergerakan Penyapu (Wiper) pada Jalur Elemen Resistif inilah yang mengatur naik-turunnya Nilai Resistansi sebuah Potensiometer.
Elemen Resistif pada Potensiometer umumnya terbuat dari bahan campuran Metal (logam) dan Keramik ataupun Bahan Karbon (Carbon).

Berdasarkan Track (jalur) elemen resistif-nya, Potensiometer dapat digolongkan menjadi 2 jenis yaitu Potensiometer Linear (Linear Potentiometer) dan Potensiometer Logaritmik (Logarithmic Potentiometer).

Laporan Praktikum Microprocessor 2


LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESSOR








                             Nim            : 
                             Nama          : 
                             Kelas          : 
                             Tanggal       :
                             Dosen          :
                              No. Bangku :



Paraf  Asisten      




PERCOBAAN III
PENGGUNAAN SEVEN SEGMENT

I.       Tujuan

1.      Memahami dasar-dasar sistem kontrol output menggunakan seven segmen.
2.      Praktikan mampu membuat program menggunakan teknik scanning seven segment pada VBB.

II.    Teori Dasar


      Seven Segmen
Peraga seven segmen merupakan peralatan keluaran yang biasa dipergunakan untuk memperagakan bilangan desimal. Tiap seven segmen dapat berupa filamen tipis yang berpijar. Tampilan seven segmen terbagi atas dua jenis yaitu seven segmen Common Anoda dan seven segmen Common Catoda.



          

III. Alat-alat

1.      PC lengkap
2.      Software virtual breadboard ( VBB )


A.    Percobaan I : Mengendalikan Seven Segmen

  1. Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.

  1. Desain antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino.

  1. Toolbar yang digunakan dalam simulasi ini yaitu :

·         Aruino à ArduinoStandard
·         UserIO à Seg7, SlidePOT



Gambar 2.0  Antarmuka software VBB3



  1. Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.

  1. Dan setting properties pada simulasi arduino pada application dengan nama source code yang anda gunakan dalam simulasi. 

  1. Jalankan simulasi dengan cara klik “Run The Aplication”.

Percobaan 2 : Membuat angka “5” dengan 7-segmen pada VBB


1.      Tulis program dibawah dengan menggunakan program VBB, caranya ketik pada source code nya :
int del = 500;
int LED1 = 2;
int LED2 = 3;
int LED3 = 4;
int LED4 = 5;
int LED5 = 6;
int LED6 = 7;
int LED7 = 8;
int LED8 = 9;
void setup()
{
pinMode(LED1, OUTPUT);
pinMode(LED2, OUTPUT);
pinMode(LED3, OUTPUT);
pinMode(LED4, OUTPUT);
pinMode(LED5, OUTPUT);
pinMode(LED6, OUTPUT);
pinMode(LED7, OUTPUT);
pinMode(LED8, OUTPUT);
}
void loop()
{
digitalWrite(LED8, HIGH);
digitalWrite(LED3, HIGH);
digitalWrite(LED2, HIGH);
digitalWrite(LED6, HIGH);
digitalWrite(LED5, HIGH);
delay(del);
digitalWrite(LED8, LOW);
digitalWrite(LED3, LOW);
digitalWrite(LED2, LOW);
digitalWrite(LED6, LOW);
digitalWrite(LED5, LOW);
delay(del);
}
2.      Simpan program diatas dengan nama praktikum4, dengan lokasi di folder c:\praktikum\.
3.      Upload program praktikum4 ini ke dalama simulasi arduino dengan mengunakan perintah “Build the application” sampai tidak muncul pesan kesalahan error. Led mana yang menyala, dengan menulis perintah tersebut. Tulis dalam lembar data pengamatan.
4.      Trace baris perintah led nya. tulis isi led mana yang dalam posisi HIGH atau LOW dalam lembar data pengamatan.

V.  TUGAS PENDAHULUAN

1.      Jelaskan secara singakat prinsip kerja dari 7-segmen!
Jawab:
Prinsip kerja seven segmen ialah input biner pada switch dikonversikan masuk ke dalam decoder, baru kemudian decoder mengkonversi bilangan biner tersebut menjadi desimal, yang nantinya akan ditampilkan pada seven segment.
Seven segment dapat menampilkan angka-angka desimal dan beberapa karakter tertentu melalui kombinasi aktif atau tidaknya LED penyusunan dalam seven segment. Untuk memudahkan penggunaan seven segment, umumnya digunakan sebuah decoder (mengubah/mengkonversi input bilangan biner menjadi desimal) atau seven segmen sesuai dengan nilai biner yang diberikan.
Dekoder BCD ke seven segment digunakan untuk menerima masukan BCD 4-bit dan memberikan keluaran yang melewatkan arus melalui segment ada dua macam yaitu decoder yang berfungsi untuk menyalakan seven segmen mode common anoda dan decoder yang berfungsi untuk menyalakan seven segmen mode common katoda. Contoh IC converter BCD to Seven Segment untuk 7-segment Common Anoda menggunakan IC TTL 7447 untuk Common anoda.

2.      Sebutkan & Jelaskan perbedaan 7-segmen common Anoda dengan common Katoda!
Jawab:
a.      Common Anoda
Semua kutub anoda (negatif) dari LED dalam seven segmen disatukan secara parallel dan semua itu dihubungkan ke VCC, dan kemudan LED dihubungkan melalui tahanan pembatas arus keluar dari penggerak LED. Kerena dihubungkan ke VCC, maka kommon anoda ini berada pada kondisi aktif low (LED akan menyala / aktif apabila diberi logika 0)
b.      Common katoda
Merupakan kebalikan dari common anoda. Disini semua kutub katoda (positif) disatuakan secara parallel dan dihubungkan ke ground. Karena seluruh katoda dihubungkan ke ground , maka commod katoda berada pada kondisi aktif high ( LED akan menyala / aktif bila diberi logika 1).

3.      Sebutkan fungsi dari 7-segmen yang biasa digunakan oleh 7-segmen!
Jawab:
a.      Untuk memberikan arus listrik yang cukup kepada Segmen/Elemen LED untuk menyala. Pada Tipe Dekoder tertentu, Dekoder sendiri dapat mengeluarkan Tegangan dan Arus listrik yang cukup untuk menyalakan Segmen LED maka Blok Driver ini tidak diperlukan.
b.      Untuk menyalakan seven segment common anoda dan decoder yang berfungsi untuk menyalakan seven segment mode common katoda.

4.      Sebutkan dan jelaskan tugas dari I/O!
Jawab:
Input : Unit ini berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan. Input devices atau unit masukan yang umumnya digunakan personal computer (PC) adalah keyboard dan mouse, keyboard dan mouse adalah unit yang menghubungkan user (pengguna) dengan komputer.
Output:  berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara. Output yang dihasilkan dari pemroses dapat digolongkan menjadi empat bentuk, yaitu tulisan (huruf, angka, simbol khusus), image (dalam bentuk grafik atau gambar), suara, dan bentuk lain yang dapat dibaca oleh mesin (machine-readable form).

 



Senin, 23 Maret 2015

Laporan Praktikum Microprocessor 1


LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESSOR





Nim            : 
Nama          : 
Kelas          : 
Tanggal       : 
Dosen                   : 
No. Bangku :




Paraf Asisten       





PERCOBAAN I
                    BLINK LED MENGGUNAKAN ARDUINO PADA
VIRTUAL BREADBOARD

I. Tujuan
o   Mengerti dan dapat mengetahui pengertian dari virtual breadboard.
o   Mengetahui cara kerja dari virtual breadboard dan menggunakan simulasi mikrokontroller arduino.

II. Teori

VirtualBreadboard atau disebut juga dengan VBB adalah simulasi dan lingkungan pengembangan untuk aplikasi embedded yang menggunakan mikrokontroler. Sangat mudah digunakan dan dapat menggantikan protoboard untuk bereksperimen dengan desain baru.

VBB mensimulasikan banyak PIC16 dan perangkat mikrokontroler PIC18 dengan sekarang Arduino dan emulasi Netduino. Selain berbagai komponen simulasi seperti LCD, Servos, logika dan lain IO perangkat yang dapat digunakan untuk model dan mensimulasikan sirkuit tingkat tinggi.

LED atau singkatan dari Light Emitting Diode adalah salah satu komponen elektronik yang tidak asing lagi di kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu emergency, untuk televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk eksternal, proyektor, LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai indikator bahwa sistem sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi.



III. Alat-alat
      PC lengkap
      Software virtual breadboard                                            

                                                                                   
IV. Prosedur percobaan

Percobaan I : Panduan Menggunakan virtual breadboard
  1. Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.
  2. Tampilan antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino.
  3. Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.
const int ledPin = 13; // LED connected to digital pin 13

void setup() {
                  // initialize the digital pin as an output:
                  pinMode(ledPin, OUTPUT);
}
// the loop() method runs over and over
// as long as the Arduino has power
void loop()
{
                  digitalWrite(ledPin, HIGH); // set the LE
                  delay(1000); // wait for a second
                  digitalWrite(ledPin, LOW); // set the LE
                  delay(1000); // wait for a second
}



V. Tugas pendahuluan
1.      Apa yang dimaksud dengan virtual breadboard ?
Virtual BreadBoard adalah sebuah software simulasi yang berfungsi untuk mensimulasikan sebuah rangkaian elektronika.karena fungsinya sebagai software simulasi,maka vbb ini juga memiliki fungsi sebagai alat yang mengecek apakah rangkaian itu benar atau salah.
Breadboard itu sendiri adalah board yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara dengan tujuan uji coba atau prototipe tanpa harus menyolder. Dengan memanfaatkan breadboard, komponen-komponen elektronik yang dipakai tidak akan rusak dan dapat digunakan kembali untuk membuat rangkaian yang lain. Breadboard umumnya terbuat dari plastik dengan banyak lubang-lubang diatasnya. Lubang-lubang pada breadboard diatur sedemikian rupa membentuk pola sesuai dengan pola jaringan koneksi di dalamnya. Breadboard yang tersedia di pasaran umumnya terbagi atas 3 ukuran: mini breadboard, medium breadboard atau large breadboard. Mini breadboard memiliki 170 titik koneksi (bisa juga lebih). Kemudian medium breaboard memiliki 400 titik koneksi. Dan large breadboard memiliki 830 titik koneksi.

2.      Apa yang dimaksud dengan LED, beri penjelasannya?
LED (Light Emitting Diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. LED juga dapat diartikan sebagai perangkat semikonduktor yang menghasilkan cahaya ketika arus listrik melewati celahh antara katoda dan anoda didalam sistem perangkat tersebut. LED juga disebut “Solid State Lighting” karena chip LED disolder ke Printed Circuit Board (PCB) dan oleh karena itu tidak memiliki artikel-artikel yang longgar/filament seperti bola lampu pijar, atau zat beracun seperti gas merkuri pada Lampu Hemat Energy (LHE).  LED merupakan komponen elektronik yang tidak asing lagi di kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu emergency, untuk televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk eksternal, proyektor, LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai indikator bahwa sistem sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi




3.      Sebutkan keuntungan dan kelemahan dari LED?
Kelebihan dari LED:
a.       LED memiliki efisiensi energy yang lebih tinggi dibandingkan dengan lampu lain, dimana LED lebih hemat enargi 80% sampai 90% dibandingkan lampu lain.
b.      LED memiliki waktu penggunaan yang lebih lama hingga mencapai 100 ribu jam.
c.       LED memiliki tegangan operasi DC yang rendah.
d.      Cahaya keluaran dari LED bersifat dingin atau cool (tidak ada sinar UV atau energi panas).
e.       Ukurannya yang mini dan praktis.
f.       Tersedia dalam berbagai warna.
g.      Harga murah.
h.      Akan lebih ramah lingkungan serta bebas raiasi.
Kelemahan dari LED:
a.       Suhu lingkungan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan elektrik pada LED.
b.      Harga LED lebih tinggi dibandingkan dengan lampu lain.
c.       Intensitas cahaya (lumen) yang dihasilkannya tergolong kecil.

4.      Sebutkan macam-macam jenis  LED yang anda ketahui, tulislah penjelasannya?
1.       Dioda Emiter Cahaya . Sebuah dioda emisi cahaya dapat mengubah arus listrik langsung menjadi cahaya. Dengan mengubah-ubah jenis dan jumlah bahan yang digunakan untuk bidang temu PN. LED dapat dibentuk agar dapat memancarkan cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Warna yang biasa dijumpai adalah merah, hijau dan kuning.
2.      LED Warna Tunggal . LED warna tunggal adalah komponen yang paling banya dijumpai. Sebuah LED warna tunggal mempunyai bidang temu PN pada satu keping silicon. Sebuah lensa menutupi bidang temu PN tersebut untuk memfokuskan cahaya yang dipancarkan.
3.      LED Tiga Warna Tiga Kaki . satu kaki merupakan anoda bersama dari kedua LED. Satu kaki dihubungkan ke katoda LED merah dan kaki lainnya dihubungkan ke katoda LED hijau. Apabila anoda bersamanya dihubungkan ke bumi, maka suatu tegangan pada kaki merah atau hijau akan membuat LED menyala. Apabila satu tegangan diberikan pada kedua katoda dalam waktu yang bersama, maka kedua LED akan menyala bersama-sama. Pencampuran warna merah dan hijau akan menghasilkan warna kuning.
4.      LED Tiga Warna Dua Kaki Disini, dua bidang temu PN dihubungkan dalam arah yang berlawanan. Warna yang akan dipancarkan LED ditentukan oleh polaritas tegangan pada kedua LED. Suatu sunyal yang dapat mengubah polaritas akan menyebabkan kedua LED menyala dan menghasilkan warna kuning.
5.      LED SEVEN SEGMEN biasanya digunakan untuk menampilkan angka berupa angka 0 sampai 9, angka – angka tersebut dapat ditampilkan dengan mengubah nyala dari 7 segmen yang ada pada led yang disusun seperti gambar dibawah ini :ambar LED Seven Segmen :
Led Seven Segmen, terdapat dua macam, yaitu common anoda dan common Catoda :
a)      Common Catoda berarti seven segmen tersebut terdiri dari led – led dimana Catoda nya (Kutub -) di hubungkan menjadi satu.
b)      Common anodaLed seven segmen tersebut dapat diaktifkan dengan menghubungkan dengan perangkat kontrol seperti mikrokontroler.


5.      Jelaskan secara singkat cara kerja LED?
Karena LED adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki 2 kutub yaitu anoda dan katoda. Dalam  hal ini LED akan menyala bila ada arus listrik mengalir dari  anoda menuju katoda. Pemasangan kutub LED tidak boleh terebalik karena apabila terbalik kutubnya maka LED tersebut tidak akan menyala. Led memiliki karakteristik berbeda-beda menurut warna yang dihasilkan. Semakin tinggi arus yang mengalir pada led maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan, namun perlu diperhatikan bahwa besarnya arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada tegangan 1,6V –  3,5 V menurut karakter warna yang dihasilkan. Apabila arus yang mengalir lebih dari 20mA maka led akan terbakar. Untuk menjaga agar LED tidak terbakar perlu kita gunakan resistor sebagai penghambat arus.