PERCOBAAN IV
PENGGUNAAN POTENSIOMETER SEBAGAI ALAT KONTROL
I. Tujuan
o
Mengerti dan dapat mengetahui pengertian dari potensiometer.
o
Mengetahui cara kerja dari potensiometer sebagai alat sensor dan menggunakan simulasi pada
mikrokontroller arduino.
II. Teori
Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser
yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang
digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer
berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya
digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada
penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai
transduser, misalnya sebagai sensor joystick.
LED atau singkatan dari Light
Emitting Diode adalah salah satu komponen elektronik yang tidak asing lagi di
kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk
penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu
indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu emergency, untuk
televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk eksternal, proyektor,
LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai indikator bahwa sistem
sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna merah atau kuning. LED
ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar
dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan
ditampilkan. dan banyak lagi.
III. Alat-alat
PC lengkap
Software virtual breadboard
IV. Prosedur percobaan
Percobaan I : Panduan Menggunakan virtual breadboard
- Buka software virtual breadboard pada
komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.
- Desain antarmuka halaman utama dari
sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam
menggunakan simulasi arduino.
- Toolbar yang digunakan dalam simulasi ini
yaitu :
·
Arduino à ArduinoStandard
·
UserIO à Led8
·
UserIO à SlidePOT
·
Circuit à VDD
·
Circuit à VSS
Gambar
4.0 Antarmuka software VBB3
- Gunakan Arduino Source Project pada
virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan
program arduino ke dalam simulasi.
- Dan setting properties pada simulasi
arduino pada application dengan nama source code yang anda gunakan dalam
simulasi.
- Jalankan simulasi dengan cara klik “Run The Aplication”.
Percobaan
2 : Membuat kontrol LED dengan potensiometer pada VBB
V. Tugas pendahuluan
- Apa yang dimaksud dengan potesiometer ?
Jawab:
Potensiometer adalah resistor tiga
terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan
(salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai
resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk
mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat.
Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai
transduser, misalnya sebagai sensor joystick.
2. Sebutkan
Fungsi dari potensiometer?
Jawab:
Dengan kemampuan yang
dapat mengubah resistansi atau hambatan, Potensiometer sering digunakan dalam
rangkaian atau peralatan Elektronika dengan fungsi-fungsi sebagai berikut:
a.
Sebagai pengatur Volume pada berbagai peralatan Audio/Video
seperti Amplifier, Tape Mobil, DVD Player.
b.
Sebagai Pengatur Tegangan pada Rangkaian Power Supply
c.
Sebagai Pembagi Tegangan
d.
Aplikasi Switch TRIAC
e.
Digunakan sebagai Joystick pada Tranduser
f.
Sebagai Pengendali Level Sinyal
3. Sebutkan
macam-macam jenis Potensiometer yang anda ketahui, tulislah penjelasan nya?
Jawab:
Berdasarkan bentuknya, Potensiometer dapat dibagi menjadi 3 macam,
yaitu :
1)
Potensiometer Slider, yaitu Potensiometer yang nilai resistansinya
dapat diatur dengan cara menggeserkan Wiper-nya dari kiri ke kanan atau dari
bawah ke atas sesuai dengan pemasangannya. Biasanya menggunakan Ibu Jari untuk
menggeser wiper-nya.
2)
Potensiometer Rotary, yaitu Potensiometer yang nilai resistansinya
dapat diatur dengan cara memutarkan Wiper-nya sepanjang lintasan yang
melingkar. Biasanya menggunakan Ibu Jari untuk memutar wiper tersebut. Oleh
karena itu, Potensiometer Rotary sering disebut juga dengan Thumbwheel
Potentiometer.
3)
Potensiometer Trimmer, yaitu Potensiometer yang bentuknya kecil dan
harus menggunakan alat khusus seperti Obeng (screwdriver) untuk memutarnya.
Potensiometer Trimmer ini biasanya dipasangkan di PCB dan jarang dilakukan
pengaturannya.
4. Jelaskan
secara singkat cara kerja Potensiometer?
Jawab:
Sebuah Potensiometer (POT) terdiri dari sebuah elemen resistif
yang membentuk jalur (track) dengan terminal di kedua ujungnya. Sedangkan
terminal lainnya (biasanya berada di tengah) adalah Penyapu (Wiper) yang
dipergunakan untuk menentukan pergerakan pada jalur elemen resistif
(Resistive). Pergerakan Penyapu (Wiper) pada Jalur Elemen Resistif inilah yang
mengatur naik-turunnya Nilai Resistansi sebuah Potensiometer.
Elemen Resistif pada Potensiometer umumnya terbuat dari bahan
campuran Metal (logam) dan Keramik ataupun Bahan Karbon (Carbon).
Berdasarkan Track (jalur) elemen resistif-nya, Potensiometer dapat
digolongkan menjadi 2 jenis yaitu Potensiometer Linear (Linear Potentiometer)
dan Potensiometer Logaritmik (Logarithmic Potentiometer).






