Selasa, 31 Maret 2015

Laporan Praktikum Microprocessor 3

LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESSOR






                                  Nim            : 
                                  Nama          :
                                  Kelas         
                                 Tanggal       : 
                                 Dosen          : 
                                 No. Bangku : 





Paraf Asisten       




PERCOBAAN IV
PENGGUNAAN  POTENSIOMETER SEBAGAI ALAT KONTROL

I. Tujuan
o   Mengerti dan dapat mengetahui pengertian dari potensiometer.
o   Mengetahui cara kerja dari potensiometer sebagai alat sensor dan menggunakan simulasi pada mikrokontroller arduino.

II. Teori

Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.

LED atau singkatan dari Light Emitting Diode adalah salah satu komponen elektronik yang tidak asing lagi di kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu emergency, untuk televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk eksternal, proyektor, LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai indikator bahwa sistem sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi.


III. Alat-alat
      PC lengkap
      Software virtual breadboard                                            

                                                                                   
IV. Prosedur percobaan

Percobaan I : Panduan Menggunakan virtual breadboard
  1. Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.

  1. Desain antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino.

  1. Toolbar yang digunakan dalam simulasi ini yaitu :

·         Arduino à ArduinoStandard
·         UserIO à Led8
·         UserIO à SlidePOT
·         Circuit à VDD
·         Circuit à VSS



Gambar 4.0  Antarmuka software VBB3



  1. Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.

  1. Dan setting properties pada simulasi arduino pada application dengan nama source code yang anda gunakan dalam simulasi. 

  1. Jalankan simulasi dengan cara klik “Run The Aplication”.


Percobaan 2 : Membuat kontrol LED dengan potensiometer pada VBB


1.      Tulis program dibawah dengan menggunakan program VBB, caranya ketik pada source code nya :

const int kakiSensor = 5;
const int jumlahLed = 8;
int kakiLed[] = { 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 };

void setup()
{
        for (int i=0; i < jumlahLed; i++) {
                        pinMode(kakiLed[i], OUTPUT);
        }
}

void loop()
{
        int bacaSensor = analogRead(kakiSensor);
        int ledLevel = map(bacaSensor, 0, 1023, 0, jumlahLed);

        for(int i=0; i < jumlahLed; i++) {
                        if(i < ledLevel) {
                                        digitalWrite(kakiLed[i], HIGH);
                        }
                        else {
                                        digitalWrite(kakiLed[i], LOW);
                        }
        }
}

2.      Simpan program diatas dengan nama praktikum4, dengan lokasi di folder c:\praktikum\.
3.      Upload program praktikum4 ini ke dalama simulasi arduino dengan mengunakan perintah “Build the application” sampai tidak muncul pesan kesalahan error. Led mana yang menyala, dengan menulis perintah tersebut. Tulis dalam lembar data pengamatan.
4.      Trace baris perintah delay. tulis isi delay dalam lembar data pengamatan.









V. Tugas pendahuluan
  1. Apa yang dimaksud dengan potesiometer ?
Jawab:
Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.

2.      Sebutkan Fungsi dari potensiometer?
      Jawab:
Dengan kemampuan yang dapat mengubah resistansi atau hambatan, Potensiometer sering digunakan dalam rangkaian atau peralatan Elektronika dengan fungsi-fungsi sebagai berikut:
a.       Sebagai pengatur Volume pada berbagai peralatan Audio/Video seperti Amplifier, Tape Mobil, DVD Player.
b.       Sebagai Pengatur Tegangan pada Rangkaian Power Supply
c.       Sebagai Pembagi Tegangan
d.       Aplikasi Switch TRIAC
e.       Digunakan sebagai Joystick pada Tranduser
f.        Sebagai Pengendali Level Sinyal

3.      Sebutkan macam-macam jenis Potensiometer yang anda ketahui, tulislah penjelasan nya?
      Jawab:
Berdasarkan bentuknya, Potensiometer dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
1)      Potensiometer Slider, yaitu Potensiometer yang nilai resistansinya dapat diatur dengan cara menggeserkan Wiper-nya dari kiri ke kanan atau dari bawah ke atas sesuai dengan pemasangannya. Biasanya menggunakan Ibu Jari untuk menggeser wiper-nya.
2)      Potensiometer Rotary, yaitu Potensiometer yang nilai resistansinya dapat diatur dengan cara memutarkan Wiper-nya sepanjang lintasan yang melingkar. Biasanya menggunakan Ibu Jari untuk memutar wiper tersebut. Oleh karena itu, Potensiometer Rotary sering disebut juga dengan Thumbwheel Potentiometer.
3)      Potensiometer Trimmer, yaitu Potensiometer yang bentuknya kecil dan harus menggunakan alat khusus seperti Obeng (screwdriver) untuk memutarnya. Potensiometer Trimmer ini biasanya dipasangkan di PCB dan jarang dilakukan pengaturannya.

4.      Jelaskan secara singkat cara kerja Potensiometer?
      Jawab:
Sebuah Potensiometer (POT) terdiri dari sebuah elemen resistif yang membentuk jalur (track) dengan terminal di kedua ujungnya. Sedangkan terminal lainnya (biasanya berada di tengah) adalah Penyapu (Wiper) yang dipergunakan untuk menentukan pergerakan pada jalur elemen resistif (Resistive). Pergerakan Penyapu (Wiper) pada Jalur Elemen Resistif inilah yang mengatur naik-turunnya Nilai Resistansi sebuah Potensiometer.
Elemen Resistif pada Potensiometer umumnya terbuat dari bahan campuran Metal (logam) dan Keramik ataupun Bahan Karbon (Carbon).

Berdasarkan Track (jalur) elemen resistif-nya, Potensiometer dapat digolongkan menjadi 2 jenis yaitu Potensiometer Linear (Linear Potentiometer) dan Potensiometer Logaritmik (Logarithmic Potentiometer).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar