PERCOBAAN I
BLINK
LED MENGGUNAKAN ARDUINO PADA
VIRTUAL
BREADBOARD
I. Tujuan
o
Mengerti dan dapat mengetahui pengertian dari virtual breadboard.
o
Mengetahui cara kerja dari virtual breadboard dan menggunakan simulasi
mikrokontroller arduino.
II. Teori
VirtualBreadboard atau disebut
juga dengan VBB adalah simulasi dan lingkungan pengembangan untuk aplikasi
embedded yang menggunakan mikrokontroler. Sangat mudah digunakan dan dapat menggantikan
protoboard untuk bereksperimen dengan desain baru.
VBB mensimulasikan banyak PIC16
dan perangkat mikrokontroler PIC18 dengan sekarang Arduino dan emulasi
Netduino. Selain berbagai komponen simulasi seperti LCD, Servos, logika dan
lain IO perangkat yang dapat digunakan untuk model dan mensimulasikan sirkuit
tingkat tinggi.
LED atau singkatan dari Light
Emitting Diode adalah salah satu komponen elektronik yang tidak asing lagi di
kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai, seperti untuk
penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu lintas, lampu
indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu emergency, untuk
televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk eksternal, proyektor,
LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai indikator bahwa sistem
sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna merah atau kuning. LED
ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang dibutuhkan tidak terlalu besar
dan beragam warna yang ada dapat memperjelas bentuk atau huruf yang akan
ditampilkan. dan banyak lagi.
III. Alat-alat
PC lengkap
Software virtual breadboard
IV. Prosedur percobaan
Percobaan I : Panduan Menggunakan virtual breadboard
- Buka software virtual breadboard pada komputer anda masing – masing dengan software VBB 4.3.8.
- Tampilan antarmuka halaman utama dari sorftware virtual breadboard. Dimana terdapat toolbar yang membantu dalam menggunakan simulasi arduino.
- Gunakan Arduino Source Project pada virtual breadboard pada komputer anda masing-masing. Dalam memasukan program arduino ke dalam simulasi.
const int ledPin
= 13; // LED connected to digital pin 13
void setup() {
//
initialize the digital pin as an output:
pinMode(ledPin,
OUTPUT);
}
// the loop()
method runs over and over
// as long as the
Arduino has power
void loop()
{
digitalWrite(ledPin,
HIGH); // set the LE
delay(1000);
// wait for a second
digitalWrite(ledPin,
LOW); // set the LE
delay(1000);
// wait for a second
}
V. Tugas pendahuluan
1.
Apa yang dimaksud dengan virtual breadboard ?
Virtual
BreadBoard adalah sebuah software simulasi yang berfungsi untuk
mensimulasikan sebuah rangkaian elektronika.karena fungsinya sebagai software
simulasi,maka vbb ini juga memiliki fungsi sebagai alat yang mengecek apakah
rangkaian itu benar atau salah.
Breadboard
itu sendiri adalah board yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik
sementara dengan tujuan uji coba atau prototipe tanpa harus menyolder. Dengan
memanfaatkan breadboard, komponen-komponen elektronik yang dipakai tidak akan
rusak dan dapat digunakan kembali untuk membuat rangkaian yang lain. Breadboard
umumnya terbuat dari plastik dengan banyak lubang-lubang diatasnya.
Lubang-lubang pada breadboard diatur sedemikian rupa membentuk pola sesuai
dengan pola jaringan koneksi di dalamnya. Breadboard yang tersedia di pasaran
umumnya terbagi atas 3 ukuran: mini breadboard, medium breadboard atau large
breadboard. Mini breadboard memiliki 170 titik koneksi (bisa juga lebih).
Kemudian medium breaboard memiliki 400 titik koneksi. Dan large breadboard memiliki 830 titik koneksi.
2.
Apa yang dimaksud dengan LED, beri penjelasannya?
LED (Light
Emitting Diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik
yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. LED juga dapat diartikan
sebagai perangkat semikonduktor yang menghasilkan cahaya ketika arus listrik
melewati celahh antara katoda dan anoda didalam sistem perangkat tersebut. LED
juga disebut “Solid State Lighting” karena chip LED disolder ke Printed Circuit
Board (PCB) dan oleh karena itu tidak memiliki artikel-artikel yang
longgar/filament seperti bola lampu pijar, atau zat beracun seperti gas merkuri
pada Lampu Hemat Energy (LHE). LED merupakan komponen elektronik yang tidak
asing lagi di kehidupan manusia saat ini. LED saat ini sudah banyak dipakai,
seperti untuk penggunaan lampu permainan anak-anak, untuk rambu-rambu lalu
lintas, lampu indikator peralatan elektronik hingga ke industri, untuk lampu
emergency, untuk televisi, komputer, pengeras suara (speaker), hard disk
eksternal, proyektor, LCD, dan berbagai perangkat elektronik lainnya sebagai
indikator bahwa sistem sedang berada dalam proses kerja, dan biasanya berwarna
merah atau kuning. LED ini banyak digunakan karena komsumsi daya yang
dibutuhkan tidak terlalu besar dan beragam warna yang ada dapat memperjelas
bentuk atau huruf yang akan ditampilkan. dan banyak lagi
3. Sebutkan keuntungan dan kelemahan dari LED?
Kelebihan dari LED:
a.
LED memiliki efisiensi energy yang lebih tinggi
dibandingkan dengan lampu lain, dimana LED lebih hemat enargi 80% sampai 90%
dibandingkan lampu lain.
b.
LED memiliki waktu penggunaan yang lebih lama hingga
mencapai 100 ribu jam.
c.
LED memiliki tegangan operasi DC yang rendah.
d.
Cahaya keluaran dari LED bersifat dingin atau cool
(tidak ada sinar UV atau energi panas).
e.
Ukurannya yang mini dan praktis.
f.
Tersedia dalam berbagai warna.
g.
Harga murah.
h.
Akan lebih ramah lingkungan serta bebas raiasi.
Kelemahan dari LED:
a.
Suhu lingkungan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan
gangguan elektrik pada LED.
b.
Harga LED lebih tinggi dibandingkan dengan lampu lain.
c.
Intensitas cahaya (lumen) yang dihasilkannya tergolong
kecil.
4.
Sebutkan macam-macam jenis LED yang anda ketahui, tulislah
penjelasannya?
1.
Dioda Emiter Cahaya . Sebuah dioda emisi cahaya dapat mengubah arus listrik
langsung menjadi cahaya. Dengan mengubah-ubah jenis dan jumlah bahan yang
digunakan untuk bidang temu PN. LED dapat dibentuk agar dapat memancarkan
cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Warna yang biasa dijumpai
adalah merah, hijau dan kuning.
2.
LED Warna
Tunggal . LED warna tunggal adalah
komponen yang paling banya dijumpai. Sebuah LED warna tunggal mempunyai bidang
temu PN pada satu keping silicon. Sebuah lensa menutupi bidang temu PN tersebut
untuk memfokuskan cahaya yang dipancarkan.
3.
LED Tiga Warna
Tiga Kaki . satu kaki merupakan anoda
bersama dari kedua LED. Satu kaki dihubungkan ke katoda LED merah dan kaki
lainnya dihubungkan ke katoda LED hijau. Apabila anoda bersamanya dihubungkan
ke bumi, maka suatu tegangan pada kaki merah atau hijau akan membuat LED
menyala. Apabila satu tegangan diberikan pada kedua katoda dalam waktu yang
bersama, maka kedua LED akan menyala bersama-sama. Pencampuran warna merah dan
hijau akan menghasilkan warna kuning.
4.
LED Tiga Warna
Dua Kaki Disini, dua bidang temu PN
dihubungkan dalam arah yang berlawanan. Warna yang akan dipancarkan LED
ditentukan oleh polaritas tegangan pada kedua LED. Suatu sunyal yang dapat
mengubah polaritas akan menyebabkan kedua LED menyala dan menghasilkan warna
kuning.
5.
LED SEVEN SEGMEN
biasanya digunakan untuk menampilkan angka berupa angka 0 sampai 9, angka –
angka tersebut dapat ditampilkan dengan mengubah nyala dari 7 segmen yang ada
pada led yang disusun seperti gambar dibawah ini :ambar LED Seven Segmen :
Led Seven Segmen, terdapat dua macam, yaitu common anoda
dan common Catoda :
a)
Common Catoda
berarti seven segmen tersebut terdiri dari led – led dimana Catoda nya (Kutub
-) di hubungkan menjadi satu.
b)
Common anodaLed
seven segmen tersebut dapat diaktifkan dengan menghubungkan dengan perangkat
kontrol seperti mikrokontroler.
5.
Jelaskan secara singkat cara kerja LED?
Karena LED
adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki 2 kutub yaitu anoda dan katoda.
Dalam hal ini LED akan menyala bila ada arus listrik mengalir dari
anoda menuju katoda. Pemasangan kutub LED tidak boleh terebalik karena apabila
terbalik kutubnya maka LED tersebut tidak akan menyala. Led memiliki
karakteristik berbeda-beda menurut warna yang dihasilkan. Semakin tinggi arus
yang mengalir pada led maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan, namun
perlu diperhatikan bahwa besarnya arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada
tegangan 1,6V – 3,5 V menurut karakter warna yang dihasilkan. Apabila
arus yang mengalir lebih dari 20mA maka led akan terbakar. Untuk menjaga agar
LED tidak terbakar perlu kita gunakan resistor sebagai penghambat arus.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar